Scroll untuk membuka tirai peresmian
Buku Kenangan · Pesta Perak 25 Tahun Imamat
25 Kisah tentang Iman, Panggilan, dan Perjalanan Hidup
Dipersembahkan untuk umat
16 Agustus 2026
Gereja Santo Bartolomeus, Paroki Taman Galaxy, Bekasi
Tentang Buku Ini
Setiap panggilan memiliki cerita. Ada jalan yang terasa mulus, ada tikungan yang mengejutkan — bahkan ada saat ketika Tuhan seolah “menyentil” kita melalui peristiwa yang sederhana.
Buku Liku-Liku Perjalanan Panggilanku menghadirkan 25 kisah tentang iman, panggilan, dan perjalanan hidup Romo Leonardus Piter Pungki Setiawan, SVD — sejak masa kecil di Godean, kehidupan di seminari, pembinaan sebagai misionaris Serikat Sabda Allah, tahbisan imamat, hingga karya pendidikan, misi, dan pelayanan pastoral.
Buku ini adalah undangan bagi kita semua untuk menoleh kembali pada perjalanan hidup, dan menemukan bahwa di balik keberhasilan, kegagalan, perjumpaan, bahkan luka dan air mata — Tuhan tidak pernah berhenti bekerja.
Perjalanan 25 Tahun
Bersama Mamak dan saudara-saudara, benih iman, kasih, dan semangat pengabdian mulai tumbuh dan menjadi fondasi perjalanan hidup.
Batal masuk SMA favorit demi menjawab panggilan — menapaki disiplin, persaudaraan, dan pendalaman iman di Seminari Menengah Mertoyudan.
Menjalani live-in dan masa pembinaan sebagai calon misionaris SVD di berbagai tempat, menempa kepekaan pastoral yang sesungguhnya.
Mengikrarkan kesetiaan sebagai biarawan misionaris Serikat Sabda Allah (SVD) — momen penuh syukur menuju tahbisan.
Ditahbiskan menjadi imam SVD. Motto tahbisannya menjadi pegangan sepanjang perjalanan: “Jalanmu bukanlah jalan-Ku” (Yes. 55:8).
Menjalani karya misi pertama di tanah Flores, NTT, dengan masa tugas tiga tahun bersama Provinsi SVD Ruteng.
Menangani karya pendidikan Persekolahan Soverdi Bali — membentuk generasi lewat pendidikan selama lebih dari sepuluh tahun.
Di tengah pandemi Covid-19, menerima perpindahan tugas dari Bali ke Paroki Santo Bartolomeus Taman Galaxy sebagai pastor rekan.
Merayakan 25 tahun imamat bersama umat Paroki Taman Galaxy — dan buku kenangan ini lahir sebagai ungkapan syukur atas perjalanan itu.
Allah tidak memanggil orang yang sudah mampu, tetapi memampukan orang yang dipanggil.Kata Pengantar, Liku-Liku Perjalanan Panggilanku
Suara yang Menyertai
Buku ini kian menarik karena berbagai kisah tidak disampaikan dengan bahasa yang berat atau menggurui — mengajak pembaca memasuki setiap pengalaman dengan jujur, kadang mengundang senyum, kadang membuat hati terharu.
Betapa mulia hidup yang dipersembahkan bagi misi. Misi-Nya adalah misi kita; perutusan-Nya adalah perutusan kita.
Jika 25 tahun imamat ini diibaratkan sebuah perjalanan, jejak yang ditinggalkan Romo Pungki adalah semangat untuk mengayomi semua umat.
Ucapan & Doa
Ikut Berbahagia “Ndherek Mangayubagya” adalah ungkapan Jawa untuk turut bersyukur dan berbahagia bersama dalam sebuah perayaan.
Ucapan syukur dan doa dari keluarga, sahabat, serta umat yang merayakan bersama.
Ndherek Mangayubagya · Ikut Berbahagia
“Ndherek Mangayubagya” adalah ungkapan Jawa untuk turut bersyukur dan berbahagia bersama dalam sebuah perayaan.
Terima kasih! Ucapanmu akan segera menyusul tampil di halaman ini.
Biarlah Satu hakikat Tuhan selalu berada di depan hidupku yang hanyalah nol ini. Se-nol-nol-nya diri ini, jika Tuhan di depan, hidup akan bernilai…Pater Pungki Setiawan, SVD · penutup buku, 2 Februari 2026
Baca Langsung di Sini